Penjualan bulu mata palsu global melonjak pada tahun 2026 karena merek menyesuaikan desainnya dengan preferensi kecantikan regional. Konsumen Asia Timur lebih menyukai bulu mata tipis alami berukuran 8-12 mm untuk riasan sehari-hari. Pasar Barat menyukai gaya dramatis 14-18mm yang tebal dan tebal, sementara pembeli Timur Tengah memilih bulu mata yang panjang dan mewah dengan hiasan permata. Bulu mata cerpelai sintetis dan serat PBT mendominasi peluncuran produk baru, dengan perekat bebas lateks dan tingkat iritasi rendah menjadi poin inovasi utama. Bulu mata bervolume yang sudah dikipas sebelumnya banyak digunakan di salon, sangat meningkatkan efisiensi riasan.