BERITA > 04 Januari 2026
Negara-negara berkembang menjadi mesin pertumbuhan yang penting bagi industri wig global, dengan kinerja yang sangat menonjol di Afrika dan Asia Tenggara. Pasar Afrika diperkirakan akan berkembang dengan CAGR sebesar 12,5%, dengan kategori wig di platform e-commerce lokal seperti Jumia tumbuh sebesar 150% setiap tahunnya.
Meski jangka waktu logistik 10-15 hari, antusiasme konsumen tetap tidak berkurang. Pasar Asia Tenggara akan mencapai 10 miliar yuan pada tahun 2025, dengan jumlah konsumen di bawah 35 tahun mencapai lebih dari 50%, sehingga mendorong lonjakan permintaan akan wig fashion berwarna.
Karakteristik konsumsi regional menunjukkan perbedaan yang nyata: Konsumen Afrika lebih menyukai wig panjang berwarna cerah dengan ukuran lebih dari 18 inci, dengan produk sintetis mendominasi karena efektivitas biaya; dipengaruhi oleh budaya K-pop, pasar Asia Tenggara menyukai warna rambut gaya Korea seperti coklat tua dan coklat susu, dan rambut pendek sedang (8-16 inci) lebih cocok untuk iklim setempat. Perusahaan-perusahaan Tiongkok secara aktif melakukan ekspansi dengan keunggulan rantai pasokan: Rebecca memegang 68,5% pangsa pasar produk kelas atas di Afrika, sementara SHEIN menguasai pasar wig fesyen Asia Tenggara dengan siklus pengembangan produk yang cepat selama 72 jam.